Pengembangan Sendang Bulus Jimbung sebagai Ekowisata Desa Berbasis Budaya Lokal

Authors

  • Fariza Salmawati Ramadhani Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Author
  • Fadillah Nur Ainni Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Author
  • Galih Prasetyo Nugroho Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Author
  • Siti Bilqis Nursalis Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Author
  • Nur Fatimah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta Author

Keywords:

Budaya lokal, Ekowisata, Partisipasi masyarakat, Pengembangan wisata, Sendang bulus Jimbung.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi, peran masyarakat, tantangan, dan strategi pengembangan Sendang Bulus Jimbung sebagai ekowisata desa berbasis budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi di Kawasan Sendang Bulus Jimbung, Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes, Kabupaten Klaten. Informan penelitian merupakan pengelola wisata dan pengunjung yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sendang Bulus memiliki potensi besar sebagai ekowisata berbasis budaya lokal yang mengintegrasikan sumber mata air alami, legenda Bulus Jimbung, dan tradisi Syawalan. Masyarakat telah berpartisipasi aktif dalam pengelolaan kawasan sejak tahap awal melalui gotong royong, musyawarah penunjukan pengelola, dan upaya konservasi lingkungan. Namun, pengembangan kawasan masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan fasilitas dasar, minimnya promosi digital, serta mulai lunturnya pemahaman generasi muda terhadap nilai sejarah dan budaya kawasan. Strategi pengembangan yang direkomendasikan meliputi peningkatan sarana-prasarana, optimalisasi promosi melalui media sosial, pengembangan UMKM lokal, dan penguatan edukasi budaya bagi generasi muda. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan ekowisata desa berbasis budaya lokal memerlukan sinergi antara pelestarian sumber daya alam, revitalisasi nilai budaya, peningkatan fasilitas, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

References

Creswell, J. W., & Poth, C.N. (2028). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Darmayanti, P. W., Fila Hidayana, F., A.A. Sagung Ayu Srikandi Putri, & I Wayan Wijayasa. (2021). Partisipasi Masyarakat sebagai Faktor Utama dalam Pengembangan Desa Wisata Kaba-Kaba. Jurnal Kajian Dan Terapan Pariwisata, 1(2), 45–56. https://doi.org/10.53356/diparojs.v1i2.28

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2018). The SAGE Handbook of Qualitative Research (5th ed.). SAGE Publications.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Muaffaq, N. A., Faizin, M., Zahwa, N., & Maulida, E. P. (2026). Revitalisasi Kawasan Wisata LGS Desa Kucur Melalui Optimalisasi. I-Com: Indonesian Community Journal, 6(1), 331–342. https://doi.org/10.70609/i-com.v6i1.9355

Murphy, P. E. (1985). Tourism: A Community Approach (RLE Tourism). New York-London: Methuen. https://doi.org/10.4324/9780203068533

Nofrion, N., Purwanto, S., Utomo, E. P., & Aziz, S. Al. (2023). The Development Model of Community-Based Tourism in Nagari Koto Sani, Solok Regency, West Sumatra. GeoEco, 9(2), 160. https://doi.org/10.20961/ge.v9i2.71735

Nurhuda, A., Huda, A. A. S., Pranoto, A. H., Anang, A. Al, Muhammad, & Ismail, F. (2026). Respons Hukum Islam Terhadap Banjir Bandang Aceh dan Sumatera : Analisis Tarjih Muhammadiyah , Bahtsul Masail NU , dan Fatwa MUI. JISRev: Journal of Islamic Studies Review, 2(1), 12–25.

Pranoto, A. H., Musahadi, Nurhuda, A., Bariroh, U., & Kahfi, N. S. (2025). Hermeneutika Hadits Muhammad Al-Ghazali : Prinsip dan Implementasi dalam Penafsiran Hadits Kontemporer. Jurnal Kajian Hukum, 1(1), 38–48.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative Research & Evaluation Methods (4th ed.). SAGE Publications.

Pratiwi, N., & Santoso, S. A. (n.d.). (2023). Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Wisata Janari Berbasis Community Based Tourism di Desa Gondangsari Kabupaten Magelang. Jurnal Mahasiswa Wacana Publik, 3(1).

Risang Aji, R. (n.d.). Pemanfaatan Modal Budaya dalam Mendukung Pariwisata Edukasi di Desa Wisata Pentingsari The Utilization of Cultural Capital to Support Educational Tourism in Pentingsari Tourism-Village. Retrieved http://jurnal.uns.ac.id/jdk

Sani, N. K., Regency, S., & Sumatra, W. (2023). The development model of community-based tourism in nagari koto sani, solok regency, west sumatra. GeoEco, 9(2), 160–174. https://doi.org/10.20961/ge.v9i2.71735

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Yin, R. K. (2023). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). SAGE Publications.

Sari, I. W., & Pinasti, V. I. S. (2023). Strategi POKDARWIS dalam Pemberdayaan Masyarakat melalui Desa Wisata (Studi Kasus Desa Wisata Giyanti, Wonosobo). Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi, 11. https://doi.org/10.21831/dimensia.v11i2.59271

Downloads

Published

2026-08-20

How to Cite

Pengembangan Sendang Bulus Jimbung sebagai Ekowisata Desa Berbasis Budaya Lokal (Fariza Salmawati Ramadhani, Fadillah Nur Ainni, Galih Prasetyo Nugroho, Siti Bilqis Nursalis, & Nur Fatimah, Trans.). (2026). TRANSCIVILIA: Journal of Multidisciplinary Knowledge and Civilization, 1(4), 94-101. https://research.nusantaraglobal.ac.id/index.php/transcivilia/article/view/136