Pendidikan Seksualitas Dalam Islam: Penanaman Nilai ‘Iffah Dan Haya’ Pada Remaja di Era Digital
Keywords:
Pendidikan Seksualitas Holistik, Nilai 'Iffah, Sifat Haya', Zina Digital, MuraqabahAbstract
Di tengah disrupsi era digital, pergaulan bebas dan fenomena "zina digital" telah memicu degradasi moral yang sangat meresahkan di kalangan remaja. Mengandalkan pengawasan eksternal semata tidak lagi relevan tanpa terpasangnya sistem kontrol internal yang kokoh di dalam kejiwaan individu. Merespons problematika krusial tersebut, kajian ini mengeksplorasi urgensi dan implementasi konsep 'iffah (penjagaan kehormatan diri) serta haya' (rasa malu) sebagai fondasi utama pendidikan seksualitas dalam Islam. Hasil sintesis menunjukkan bahwa pendidikan seksualitas Islam melampaui sekadar pendekatan biologis-reproduktif, melainkan bertransformasi menjadi pedagogi akhlak yang holistik. Nilai 'iffah bertindak sebagai perisai pengendalian diri dari dorongan syahwat yang destruktif, sementara haya' berfungsi sebagai mekanisme kontrol preventif yang berakar pada kesadaran teologis (muraqabah) atas pengawasan Allah. Secara praksis, internalisasi kedua nilai spiritual ini termanifestasi melalui pemaknaan hijab yang hakiki, etika pergaulan di dunia maya, serta perlawanan terhadap normalisasi budaya pacaran. Sebagai konklusi, pembentukan karakter remaja yang imun terhadap godaan amoral mutlak menuntut sinergi tripusat pendidikan yakni keteladanan keluarga, kurikulum sekolah yang aplikatif, dan penguatan spiritualitas personal.
References
Al-Ghazali, A. H. (2005). Ihya’ ‘ulum al-din (Juz 3). Dar al-Fikr.
Al-Juraisy, Nashr, M. M., dan Syekh. 2016. Pendidikan Anak dalam Islam. Terj. dari Tarbiyatul Aulad fil Islam. Depok: Fathan Prima Media.
Christina, A. 2020. Tuntas Seksualitas Pendidikan Fitrah Seksualitas Anak Lakilaki dan Perempuan. Sidoarjo: Filla Press.
El-Qudsy, H. 2012. Ketika Anak Bertanya tentang Seks: Panduan Islami bagi Orang Tua Mendampingi Anak Tumbuh Menjadi Dewasa. Solo: Tinta Media.
Faizin, N., Thoriquddin, M., Maali, A., & Basid, A. (2022). Fenomena Penggunaan Hijab Syar’i di Indonesia: Analisis Kontekstualisasi Ayat Jilbab Perspektif Teori Penafsiran Abdullah Saeed. http://repository.uin-malang.ac.id/14564/
Fahmi, L. A. I. (2026). Iffah sebagai nilai akhlak qur’ani: studi tematik surah an nur ayat 33. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ): 2026, 4(1),120-125.
Farmawati, Cintami. (2020). Al-Haya’ Dalam Perspektif Psikologi Islam: Kajian Konsep Dan Empiris. Jurnal Studia Insania, Vol. 8 No. 2, hal 99- 118.
Hamka, B. (2015). Tafsir Al-Azhar Jilid 8. Pustaka Nasional PTE LTD Singapura. https://ia903205.us.archive.org/32/items/tafsir-al-azhar-10/Tafsir Al-Azhar 08.pdf
Ibn Miskawayh. (1985). Tahdzib al-akhlaq wa tathhir al-a’raq. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.
Ibn Qayyim al-Jawziyyah. (1996). Madarij al-salikin (Jilid 2). Dar al-Kitab al-‘Arabi.
Ismail bin Umar Al-Quraysi, Tafsir Al-Jami’ Fi Tafsir Al-Qur’an, cet. III, Kairo: Darul Hadis, 2015, hal. 320.
Izza, K., & Azmi, M. (2022). Pergaulan Bebas Pasca Khitbah Perspektif Kaum Abangan Di Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang. Sakina: Journal of Family Studies, 6(3). https://doi.org/10.18860/jfs.v6i3.1971
Izzuddin. (2025). Etika pergaulan dalam tafsir Fi Ẓilāl al-Qur’ān karya Sayyid Qutb. Jurnal Tafsir Dan Hadis, 7(1), 71–92.
https://ejournal.uin-suka.ac.id/ushuluddin/jth
Jamaludin, Dimyati, & Syukur, T. A. (2026). Konsep ‘Iffah dalam Kitab Al-Akhlak Lil Banin dan Washaya Al-Aba Lil Abna: Analisis dan Relevansinya terhadap Pendidikan Akhlak Masa Kini. ANTHOR: Education and Learning Journal, Vol. 5 No. 3, Hal. 738-748.
Katsir, I. (2002). Tafsīr al-Qur’ān al-‘Aẓīm (Jilid 4). Beirut: Dār al-Fikr.
https://al maktaba.org/book/23688
Khadijah, S. & Muzdalifah, A. (2022). Konsep Pendidikan Seksual Menurut Abdullah Nashih Ulwan. JUDIKA (Jurnal Pendidikan UNSIKA), Vol. 10 No. 2, Hal. 139-147.
Maditiansyah, Rafly. (2025). Iffah Dalam Kisah Nabi Yusuf (Studi Komparatif Tafsir Al-Munir Dan Sofwah At-Tafasir). Hikami: Jurnal Sudi Ilmu al-Qur’an dan Tafsir, Vol. 10, No. 10.
Mujib, A. 2017. Kepribadian dalam Psikologi Islam, Jakarta: Raja Grafindo.
Mujahidah, N., Ridho, M. M., Novitasari, F. (2026). Etika Malu Dalam Al-Qur’an (Studi Tematik Ayat-Ayat Tentang Sifat Malu Dalam Tafsir Al-Azhar). Jurnal Mahasiswa FIAI-UII, at-Thullab, Vol.8, Nomor.1.
Nasrulloh, N., & Mela, D. A. (2021). Cadar dan Jilbab menurut Dogma Agama dan Budaya Masyarakat (Studi Living Qur’an Surat Al-Ahzab ayat 59 pada Masyarakat Sumatera Barat). Sosial Budaya, 18(1), 54. https://doi.org/10.24014/sb.v18i1.12884 http://repository.uin-malang.ac.id/9092/
Nurhadi, N., & Rozi, F. (2020). Nilai-nilai Pendidikan Jiwa dalam Buku Tasawuf Modern Karya Buya Hamka. Palapa, 8(1), 178–195. https://doi.org/10.36088/palapa.v8i1.704
Nurulhaq, D., Fikri, M., Azizah, H. N., Rohmah, F. N., & Sukmara, G. F. (2021). Urgensi Iffah Bagi Masyarakat Sekolah. ATTHULAB: Islamic Religion Teaching & Learning Journal, Vol. 6 No. 1, Hal. 41-60.
Oktavianingsih, E. dan Fazriatin, R. P. 2019. Edukasi Seks untuk Anak Usia Dini: Panduan Praktis Bagi Guru. Bandung: PT Refika Aditama.
Prayitno, A. A. G., & Mubarok, M. Y. (2022). Internalisasi Konsep Pendidikan Akhlak Perspektif Buya Hamka dalam Pembelajaran PAI Era Digital. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(3), 505–526. https://doi.org/10.14421/njpi.2022.v2i3-6
Pasaribu, R. H. (2023). Sifat Malu Pada Wanita dalam Aplikasi Tik Tok di Tinjau dari Perspekif Al-Qur’an. UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary.
Sa’adah, N., & Rosidi, R. (2023). Tantangan-Tantangan Sosial dan Emosional Siswa: Fokus pada Peran Penting Guru Bimbingan dan Konseling di Tingkat SMP dan SMA. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 1(1), 74–84. https://doi.org/10.61404/jimi.v1i1.10 http://repository.uin-malang.ac.id/15823/
Saprijal, Azis, A., & Pane, A. (2025). Konsep Pendidikan Seksual Pada Anak dalam Perspektif Al Quran. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Vol. 5 No. 3, Hal. 1655-1667.
Senja, A. 2020. The Important of Sex Education for Kids. Yogyakarta: Penerbit Berilliant.
Syarbini, A. 2014. Model Pendidikan Karakter dalam Keluarga. Jakarta: Percetakan PT Elex Media Komputindo.
Taufik, M. (2021). Etika Hamka: Konteks Pembangunan Moral Bangsa Indonesia. Refleksi: Jurnal Filsafat Dan Pemikiran Islam, 21(02).
Wikayatin, Arkanudin, A., Kurniawan, W., & Maulidin, S. (2026). Pentingnya Rasa Malu Bagi Pelajar Dalam Bermedia Sosial Dalam Perspektif Pendidikan Agama Islam. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, Vol. 4 No. 3, Hal. 1874-1878.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Zidan Arif Muzhaffar, Siti Rokhimah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










