Resiliensi Pendidikan Anak Korban Perceraian: Integrasi Perspektif Psikologi Pendidikan Islam dalam Pembentukan Karakter dan Kesejahteraan Psikologis

Authors

  • Indah Gilang Permatasari Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta Author
  • Siti Rokhimah Institut Islam Mamba’ul Ulum Surakarta Author

Keywords:

resiliensi pendidikan, anak korban perceraian, psikologi pendidikan Islam, pembentukan karakter, kesejahteraan psikologis

Abstract

Meningkatnya angka perceraian telah menggeser persoalan keluarga menjadi isu pendidikan yang berdampak pada perkembangan psikologis, pembentukan karakter, dan kesejahteraan anak. Meskipun berbagai penelitian telah membahas dampak perceraian terhadap anak, kajian yang mengintegrasikan konsep resiliensi dengan perspektif Psikologi Pendidikan Islam masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep perceraian dalam Islam dan perspektif psikologi pendidikan Islam, mengidentifikasi dampak multidimensional perceraian terhadap pendidikan dan perkembangan anak, merumuskan peran psikologi pendidikan Islam dalam membangun resiliensi, serta menyusun strategi preventif berbasis pendidikan Islam. Penelitian menggunakan metode library research dengan desain qualitative content analysis. Data diperoleh dari kitab-kitab klasik, buku-buku psikologi pendidikan Islam, serta artikel ilmiah, tesis, dan disertasi yang relevan. Analisis dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, komparasi konseptual antara teori resiliensi kontemporer dan nilai-nilai psiko-spiritual Islam, serta penarikan kesimpulan secara interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceraian tidak hanya berdampak pada aspek emosional, sosial, spiritual, dan akademik anak, tetapi juga berpotensi menghambat pembentukan karakter dan kesejahteraan psikologis. Namun demikian, anak korban perceraian memiliki potensi membangun resiliensi apabila memperoleh penguatan tauhid, pembiasaan ibadah, pendampingan emosional, konseling keluarga berbasis nilai-nilai Islam, serta dukungan yang sinergis dari keluarga, sekolah, dan masyarakat. Penelitian ini menawarkan model konseptual resiliensi berbasis integrasi psikologi pendidikan Islam yang memadukan dimensi psikologis dan spiritual sebagai landasan pembentukan karakter, penguatan kesejahteraan psikologis, dan keberlanjutan pendidikan anak korban perceraian.

References

Arkhetafaza, U., Antoro, A., & Ifada, M. Z. (2026). Rekontrusksi peran ayah dalam pendidikan keluarga analisis gender islam terhadap konsep madrasah pertama. USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 7(1), 354-368. https://doi.org/10.46773/9pdz0286

Asfiyah, W., & Ilham, L. (2019). Urgensi pendidikan keluarga dalam perspektif hadist dan psikologi perkembangan. Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling dan Dakwah Islam, 16(1), 1-20. https://doi.org/10.14421/hisbah.2019.161-01

Azizah, N., Aulia, S., Munawwarah, Z., & Juber, M. (2025). Ilmu Dalam Perspektif Falsafah Pendidikan Islam. JURNAL PELITA STUDI ISLAM DAN HUMANIORA, 1(2), 40-51. https://jurnalpelitanegribelantaraya.com/index.php/nipah

Chairunnisa, C., & Shofiah, V. (2026). Harmony of Knowledge & Faith: Methods and Studies in Islamic Educational Psychology. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(7), 388-397. https://doi.org/10.5281/zenodo.18796832

Dhamara, D. (2025). Peran Komunikasi Orang Tua Dalam Mengembangkan Akhlak Anak Usia (9-13 Tahun) di Desa Rarampadende Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Datokarama Palu). https://repository.uindatokarama.ac.id/id/eprint/4355/1/DONI%20DHAMARA%20KPI.pdf

Fathul-Bâri, Kitab al-Jumu’ah, II/380, hadits no. 893. Hadits senada juga dkeluarkan oleh Imam Muslim. Lihat Shahîh Muslim Syarh Nawawi, tahqîq : Khalîl Ma’mûn Syiha, XII/417, hadits no. 4701.

The State of the World's Children 2021 On My Mind: Promoting, protecting and caring for children’s mental health. New York, NY: UNICEF. https://www.unicef.org/reports/state-worlds-children-2021

Ibnu Katsir. (1431H). Tafsir Al-Qur’an Al-Adhim. KSA: Daar Ibnu Al-Jauzi. Tafsir surat An-Nisa jilid 3. https://shamela.ws/book/1503/1211

Ikhsan, K., Al-Fikri, A. F., & Musaddad, E. (2025). Dampak Perseteruan Orang Tua Terhadap Kesehatan Mental Anak: Perspektif Hadis Nabi. Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa, 2(3), 685-690. https://doi.org/10.59837/jpnmb.v2i3.556

Junaidi, A., Wahab, A. A., & Islam, M. H. (2023). Dampak Perselisihan dan Perceraian Orang Tua Terhadap Kehidupan Religius dan Spiritual Anak. Al-Mada: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 6(3), 511-523. https://doi.org/10.31538/almada.v6i3.3455

Mardalena, R., Shofiah, V., & Lestari, Y. I. (2025). Psikologi Pendidikan Islam: Kunci Pembentukan Karakter Anak di Era Modern. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 2(3), 260-267. https://journal.pipuswina.com/index.php/jippsi/article/view/184

Muali, C., & Fatmawati, S. (2022). Peran orang tua meningkatkan kecerdasan emosional anak; analisis faktor dan strategi dalam perspektif islam. Fitrah: Journal of Islamic Education, 3(2), 85–100. https://doi.org/10.53802/fitrah.v3i2.135

Nafis, D. (2026). Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Ketahanan Mental (Resilience) Siswa menghadapi Tekanan Era Modern. Murid: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam, 4(1), 78-91. https://www.jurnal.staip.ac.id/index.php/murid/article/view/2052

Noor, M. (2025). Perceraian dalam Perspektif Psikologi Hukum Islam: Analisis Normatif, Psikologis, dan Implikasinya Terhadap Perkembangan Anak. Global Research and Innovation Journal (GREAT), 1(3), 2770-2781. URL: https://journaledutech.com/index.php/great

Pasyah, T., & Syaifuddin, M. (2025). Aspek Hukum Mitssaqan Ghalidzan Dalam Mewujudkan Perkawinan Sakinah Mawaddah Warahmah. Simbur Cahaya, 307-323. https://doi.org/10.28946/sc.v32i2.4660

Pratama, A. R., Hidayah, N., Septiani, A., Anggraini, R., Sabrinah, S. A., & Andini, S. (2025). Analisis Maqashid Al-Syariah Terhadap Tingginya Angka Perceraian di Indonesia. Journal of Sharia and Legal Science, 3(3), 317-330. https://doi.org/10.61994/jsls.v3i3.1386

Prayoga, B. A., Fadillah, G. A., Ulva, I., & Hadi, M. D. (2026). Ketimpangan Beban Emosional sebagai Faktor Perceraian: Studi Kasus di Pengadilan Agama Blambangan Umpu Way Kanan. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 4(2), 5270-5281. https://doi.org/10.61104/alz.v4i2.5012

Rustina, R. (2014). Keluarga dalam kajian Sosiologi. Jurnal Musawa IAIN Palu, 6(2), 287-322. https://media.neliti.com/media/publications/114514-ID-keluarga-dalam-kajian-sosiologi.pdf

Sa'dia, H. (2025). Perceraian karena Perselisihan Berkelanjutan dalam Hukum Islam: Perlindungan bagi Pihak yang Dirugikan. Al Fuadiy Jurnal Hukum Keluarga Islam, 7(1), 31-44. https://doi.org/10.55606/af.v7i01.1278

Siregar, I., Sukiati, S., & Iwan, I. (2026). The dynamics of divorce law in islam: a comparative study of the provisions on talak, khul’, and judicial divorce in Indonesia and Morocco. Al-Usrah: Jurnal Al Ahwal As Syakhsiyah, 14(1). http://dx.doi.org/10.30821/al-usrah.v14i1.30399

Soleha, Z., Kurniawati, W., & Rohimah, S. (2024). Perspektif Psikologi Pendidikan Islam terhadap Perceraian: Implikasi, Pencegahan, dan Penanganan. TSAQOFAH, 4 (3), 1761–1760. https://doi.org/10.58578/tsaqofah.v4i3.3004

Solimin, H., & Susilawati, N. (2025). Resiliensi anak korban perceraian orang tua. Jurnal Perspektif, 8(4), 446-457. https://doi.org/10.24036/perspektif.v8i4.1178

Sulaiman, W., & Ismail, S. (2024). Konsep Keteladanan Orangtua sebagai Model Pendidikan bagi Anak Dalam Keluarga: Perspektif Islam. Journal of Education and Teaching (JET), 5(1), 1-12. . https://doi.org/10.51454/jet.v5i1.260

UNICEF. (2021). The state of the world’s children 2021: On my mind – Promoting, protecting and caring

Wahbah Zuhaili, Fiqh dan Perundangan Islam, terjemahan Ahmad Syed Hussain (Dewan Bahasa dan Pustaka, Jil. Vii, Selangor, 2001), h.579.

Widiastuti, R. Y. (2015). Dampak perceraian pada perkembangan sosial dan emosional anak usia 5-6 tahun. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 2(2), 76-86. https://doi.org/10.21107/pgpaudtrunojoyo.v2i2.1829

Yahya, M. I., Garlis, M. C., & Oktafiana, Z. (2025). Dampak Broken Home terhadap Fokus Belajar Siswa. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi (JIPP), 3(3), 94-101. https://doi.org/10.61116/jipp.v3i3.559

Zahrah, F. A. (2025). Ruh, Nafs, Akal, Qolb, Fitrah Sebagai Potensi Dalam Membekali Manusia Sebagai Abdullah. JIPDAS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar), 3(3), 100-106. https://doi.org/10.65946/2rnfb333

Zalva, S., & Abdullah, M. N. A. (2025). Analisis dampak perceraian orang tua terhadap pendidikan anak. SABANA: Jurnal Sosiologi, Antropologi, dan Budaya Nusantara, 4(2), 294-301. https://doi.org/10.55123/sabana.v4i2.3346

Zulfikar, M. R. (2026). Dampak Psikologis Akibat Perceraian Terhadap Anak. Jurnal Penelitian Serambi Hukum, 19(01), 222-228. https://doi.org/10.59582/sh.v19i01.1412

Downloads

Published

2026-06-27

How to Cite

Resiliensi Pendidikan Anak Korban Perceraian: Integrasi Perspektif Psikologi Pendidikan Islam dalam Pembentukan Karakter dan Kesejahteraan Psikologis (Indah Gilang Permatasari & Siti Rokhimah, Trans.). (2026). TRANSCIVILIA: Journal of Multidisciplinary Knowledge and Civilization, 1(02), 1-8. https://research.nusantaraglobal.ac.id/index.php/transcivilia/article/view/36