Konstruksi Teoretis Integrasi Metode Talaqqi dan Sabaq–Sabqi–Manzil dalam Penguatan Hafalan Al-Qur'an: Perspektif Pendidikan Islam dan Teori Pembelajaran Modern
Keywords:
Integrasi Pembelajaran; Metode Talaqqi; Sabaq–Sabqi–Manzil; Tahfiz Al-Qur'an; Konstruktivisme Sosial; Reinforcement.Abstract
Pembelajaran tahfiz Al-Qur'an memerlukan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada penambahan hafalan, tetapi juga menjamin ketepatan bacaan, keberlanjutan muraja'ah, serta pembentukan adab peserta didik. Selama ini, metode Talaqqi dan metode Sabaq–Sabqi–Manzil (SSM) umumnya diterapkan secara terpisah, sehingga belum banyak kajian yang mengintegrasikan keduanya dalam satu kerangka teoretis yang komprehensif. Artikel ini bertujuan mengembangkan konstruksi teoretis mengenai integrasi metode Talaqqi dan Sabaq–Sabqi–Manzil dalam penguatan hafalan Al-Qur'an berdasarkan perspektif pendidikan Islam dan teori pembelajaran modern. Penelitian menggunakan metode library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah berupa buku, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis melalui proses identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis konsep. Hasil kajian menunjukkan bahwa teori integrasi berfungsi sebagai kerangka konseptual yang menyatukan berbagai unsur pembelajaran tahfiz, sedangkan teori konstruktivisme sosial memberikan landasan pedagogis bagi metode Talaqqi melalui interaksi intensif antara guru dan peserta didik. Sementara itu, teori reinforcement menjelaskan efektivitas metode Sabaq–Sabqi–Manzil dalam memperkuat retensi hafalan melalui pengulangan yang sistematis dan berkelanjutan, yang diperkuat oleh konsep muraja'ah dalam pendidikan Islam. Integrasi kedua metode tersebut menghasilkan model pembelajaran tahfiz yang memadukan ketepatan bacaan, penguatan hafalan, pembentukan adab, kedisiplinan, serta pengembangan karakter Qur'ani secara terpadu. Dengan demikian, konstruksi teoretis ini diharapkan dapat menjadi landasan konseptual bagi pengembangan model pembelajaran tahfiz Al-Qur'an yang lebih efektif, integratif, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan Islam kontemporer.
References
Al-Bukhari, M. ibn I. (n.d.-a). Sahih al-Bukhari 5027: Virtues of the Qur’an. Sunnah.com. https://sunnah.com/bukhari:5027
Al-Bukhari, M. ibn I. (n.d.-b). Sahih al-Bukhari 5033: Virtues of the Qur’an. Sunnah.com. https://sunnah.com/bukhari:5033
Amanallah, A. S., Basuki, D. D., & Budianto, B. (2025). Implementasi metode Sabaq, Sabqi, Manzil dalam pembelajaran Tahfizhul Qur'an pada salah satu sekolah dasar di Bekasi. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 9(2), 935–945. https://doi.org/10.35931/am.v9i2.4802
Baiti, N. N., Nahar, S., & Ok, A. H. (2023). Penerapan metode sabak, sabki dan manzil dalam pembelajaran tahfidz di sekolah menengah pertama. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(2), 986–994. https://doi.org/10.29210/1202323414
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). Sage Publications.
Drake, S. M., & Reid, J. L. (2020). 21st century competencies in light of the history of integrated curriculum. Frontiers in Education, 5, 122. https://doi.org/10.3389/feduc.2020.00122
Ilyas, M. (2020). Metode muraja’ah dalam menjaga hafalan Al-Qur’an. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 1–24. https://doi.org/10.46963/alliqo.v5i01.140
Jamaluddin, M., Hasib, K., & Ardiansyah, M. (2025). Islamisasi dan integrasi ilmu pengetahuan dalam perspektif Syed Muhammad Naquib Al-Attas. Cognitive: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 3(3), 15–26. https://doi.org/10.61743/cg.v3i3.159
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur’an dan terjemahannya. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.
Mursyida, A., & Rahman, R. (2023). Pelaksanaan metode Talaqqi dalam program Tahfidz Al-Qur’an bagi peserta didik di SMA Pembangunan Laboratorium UNP. ISLAMIKA: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan, 5(3), 1059–1068. https://doi.org/10.36088/islamika.v5i3.3555
Shabani, K., Khatib, M., & Ebadi, S. (2010). Vygotsky’s zone of proximal development: Instructional implications and teachers’ professional development. English Language Teaching, 3(4), 237–248. https://doi.org/10.5539/elt.v3n4p237
Shodikin, E. N., & Achadi, M. W. (2023). Optimalisasi pembelajaran Tahfidz Al-Qur'an dengan metode Tahfizh Sabaq, Sabqi, Manzil di Madrasah Ibtidaiyah Lit Tahfizhil Qur'an Jamilurrohman. ISLAMIKA: Jurnal Keislaman dan Ilmu Pendidikan, 5(4), 1482–1499. https://doi.org/10.36088/islamika.v5i4.3836
Skinner, B. F. (1953). Science and human behavior. Macmillan.
Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039
Staddon, J. E. R., & Cerutti, D. T. (2003). Operant conditioning. Annual Review of Psychology, 54, 115–144. https://doi.org/10.1146/annurev.psych.54.101601.145124
Suriansyah, M. A. (2020). Implementasi metode Talaqqi dan Musyafahah dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa di SD Swasta Salsa. Fitrah: Journal of Islamic Education, 1(2), 216–231. https://doi.org/10.53802/fitrah.v1i2.27
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Zainuddin, Z., Muttaqin, M., Amir, B., Nafisah, A., & Paizaluddin, P. (2025). Epistemological synthesis of Al-Attas and Al-Faruqi: Islamization of knowledge, adab, and contemporary decolonization of knowledge. ISEDU: Islamic Education Journal, 3(1), 18–31. https://doi.org/10.59966/isedu.v3i1.1834
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hizbullah Muzahid, Joko Subando (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










