Pendidikan Agama Islam dalam Paradigma Global: Tantangan dan Strategi Pengembangan Pembelajaran Kontemporer

Authors

  • Hamzah Alfajri Linggawijaya Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta Author
  • Faiz Rasyid Muhammad Institut Islam Mamba’ul Ulum Surakarta Author
  • Indah Gilang Permatasari Institut Islam Mamba’ul Ulum Surakarta Author
  • Taufiqurrahman Institut Islam Mamba’ul Ulum Surakarta Author

Keywords:

Pendidikan Agama Islam, paradigma global, globalisasi, pembelajaran kontemporer, kompetensi abad ke-21.

Abstract

Perkembangan globalisasi, yang ditandai dengan kemajuan dalam teknologi informasi dan komunikasi, telah membawa perubahan signifikan pada sistem pendidikan, termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI). Kondisi ini menuntut agar Pendidikan Agama Islam (PAI) tidak hanya berfungsi sebagai media untuk mentransmisikan pengetahuan agama tetapi juga mampu membentuk karakter siswa agar adaptif terhadap dinamika global tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai Islam. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis paradigma global dalam pendidikan, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi Pendidikan Agama Islam (PAI) di era globalisasi, dan merumuskan strategi untuk mengembangkan model pembelajaran PAI yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka melalui analisis berbagai literatur ilmiah yang membahas paradigma pendidikan, globalisasi, dan pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradigma global menuntut siswa untuk memiliki kompetensi berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif sambil tetap berpegang pada nilai-nilai Islam. Di sisi lain, Pendidikan Agama Islam (PAI) menghadapi berbagai tantangan, termasuk relativisme moral, gangguan informasi keagamaan di ruang digital, dan krisis etika dalam interaksi digital. Oleh karena itu, pengembangan pembelajaran PAI perlu diarahkan pada penerapan model Problem Based Learning, integrasi teknologi digital, serta pembelajaran dialogis dan kritis untuk menginternalisasi nilai-nilai Islam secara kontekstual dalam komunitas global. Dengan demikian, PAI tetap diposisikan secara strategis sebagai fondasi untuk pembentukan karakter, penyaringan budaya, dan penguatan etika serta spiritualitas bagi generasi muda di tengah perubahan global.

References

Cyrilla, D. Y., Sultania, I. F., & Mu’alimin. (2024). Analisis Literatur: Pendidikan Islam sebagai Pondasi Moralitas dalam Masyarakat. Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, 1(4), 298–310.

Mahmud, R. (2022). Pendidikan Islam dalam Mengatasi Problema dan Tantangan Pembangunan Nasional. PREDIKSI: Jurnal Administrasi Dan Kebijakan, 11(2), 169–180.

Rosyad, A. M., & Maarif, M. A. (2020). Paradigma pendidikan demokrasi dan pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan globalisasi di indonesia. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 75–99.

Suryadi, R. A. (2016). Visi dan Paradigma Pendidikan Agama Islam (PAI): Kualitas, Integratif, dan Kompetitif. EDUKASI: Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 253–276.

Susilawati, D., Ramdhani, L. S., Hudin, J. M., Wajhillah, R., & Mutiara, E. (2022). Penerapan model MVC Pada Aplikasi Rekap Kegiatan Yayasan Pendidikan Islam Assalamah. IJCIT (Indonesian Journal on Computer and Information Technology), 7(2), 111–118.

Syabrina, A. Z., Handayani, F., & Sari, H. P. (2025). Pendidikan Islam Sebagai Benteng Moral di Tengah Tantangan Globalisasi. QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 3(2), 502–511.

Downloads

Published

2026-07-07

How to Cite

Pendidikan Agama Islam dalam Paradigma Global: Tantangan dan Strategi Pengembangan Pembelajaran Kontemporer (Hamzah Alfajri Linggawijaya, Faiz Rasyid Muhammad, Indah Gilang Permatasari, & Taufiqurrahman, Trans.). (2026). TRANSCIVILIA: Journal of Multidisciplinary Knowledge and Civilization, 1(01), 114-117. https://research.nusantaraglobal.ac.id/index.php/transcivilia/article/view/79